Home » Literasi » Mengenal Ragam Tulisan » 1913 views

Mengenal Ragam Tulisan

Rubrik Literasi Oleh

Ismail Suardi Wekke
STAIN Sorong & Agupena Papua Barat

Menulis untuk sebuah artikel opini koran menggunakan gaya penulisan tersendiri. Begitu juga dengan majalah, tabloid, buku, dan jurnal. Kesemuanya memiliki gaya yang berbeda-beda. Bahkan, dalam buku, jenis buku sangat beragam. Termasuk perlu memperhatikan pula frekuensi penerbitan, harian, mingguan atau bulanan.

Jika sebuah artikel opini koran, sepenuhnya hanya respon atas peristiwa harian. Sebuah koran akan memuat pendapat dari pembacanya. Sekaligus menggambarkan bagaimana respon pembaca terhadap isu-isu semasa. Biasanya, otoritas atau kepakaran penulis akan menjadi nilai tertentu dari sebuah tulisan. Bisa juga karena keterkaitan dari sisi pengalaman penulis yang menjadi perhatian.

Sementara untuk tabloid dan majalah mingguan akan menggambarkan peristiwa sepekan yang menjadi perhatian redaksi. Ada kedalaman investigasi dalam sebuah tulisan yang diterbitkan di media mingguan. Informasi yang dihimpun selama seminggu akan menjadi gambaran dalam terbitan tersebut.

Setiap media memiliki kekhasan tersendiri. Sejak awal, redaksi sudah menetapkan kebijakan internal tentang tema yang dapat diterima untuk setiap penerbitan. Koran, tabloid, dan majalah secara khusus membuat kebijakan bidang topik tertentu. Demikian pula untuk jurnal ilmiah. Fokus dan scope jurnal dinyatakan di bagian informasi jurnal.

Perkembangan teknologi informasi memberi kesempatan untuk terjadinya konvergensi media. Tidak lagi sebatas cetak saja tetapi juga media dalam jaringan (online). Kemudahan penerbitan sebuah informasi menjadi ciri media sekarang. Bahkan saat sebuah peristiwa sementara berlangsung, berita sudah tersebar luas.

Apapun jenis tulisannya, tetap saja harus menggunakan logika dan dipandu oleh ilmu pengetahuan untuk memproduksi sebuah tulisan. Walaupun itu menguraikan pengalaman pribadi penulis tetapi jika dapat memberikan informasi yang dapat digunakan pembaca, tetap saja akan menjadi tulisan yang bermaslahat. Untuk itu, tulisan perlu dikemas sesuai dengan peruntukannya. Sehingga akan berterima oleh redaksi untuk disebarkan sesuai dengan karakteristik pembacanya. ***

Lahir di Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Menyelesaikan pendidikan doktor di Universiti Kebangsaan Malaysia. Sekarang ini bertugas di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong, Papua Barat. Sejak 2010 ditugaskan sebagai pelaksana kepala Pusat Penjaminan Mutu STAIN Sorong sampai 2011. Sejak 2012 sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu STAIN Sorong untuk periode 2012-2016. Kemudian, diangkat kembali untuk periode 2016-2020. November 2016 menjadi bagian Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM). Kini, menjadi Pengurus AGUPENA Papua Barat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Literasi

Go to Top