Keputusan Menkumham dan Susunan Pengurus DPP Agupena

Rubrik Munas Oleh

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya legalitas Agupena secara resmi diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM. Legalitas organisasi menjadi amat penting untuk meningkatkan posisi tawar, marwah, dan kehormatan organisasi, apalagi di tengah situasi yang sangat “kompetitif” seperti saat ini ketika kran kebebasan dalam mendirikan organisasi dibuka lebar-lebar oleh pemerintah.

Dengan terbitnya SK Menkumham, tentu akan menjadi spirit dan kekuatan Agupena dalam berkiprah di bidang pendidikan dan literasi. Selain itu, para pengurus yang tersebar di seluruh wilayah tanah air, mulai cabang, wilayah, hingga pusat, bisa terus bersinergi dan membangun relasi dengan banyak kalangan, tanpa dihinggapi perasaan rendah diri dan kehilangan posisi tawar. Dalam kondisi demikian, tentu suara Agupena makin didengarkan dan diperhitungkan dalam ikut membangun opini publik dan berperan serta dalam memberikan saran, masukan, rekomendasi, dan kritik konstruktif bagi para pengambil kebijakan.

Keputusan Menkumham
Ada dua klausul penting dalam Keputusan Menkumham RI Nomor AHU-0000293.AH.01.04. Tahun 2017 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Agupena, yaitu: (1) Memberikan pengesahan badan hukum: YAYASAN AGUPENA disingkat AGUPENA berkedudukan di KOTA BEKASI sesuai Akta Notaris Nomor 06, tanggal 28 Desember 2016 yang dibuat oleh Notaris FITRIANA HIDAYATI ARIEF, S.H., M.KN. berkedudukan di KOTA TANGERANG; (2) Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan (tanggal 07 Januari 2017).

Berikut adalah cuplikan/jepretan layar Keputusan Menkumham RI Nomor AHU-0000293.AH.01.04. Tahun 2017 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Agupena:

Susunan Pengurus DPP Agupena
Selain legalitas Agupena yang sudah berbadan hukum, Dewan Pembina Agupena juga telah mengeluarkan keputusan Nomor: 01 Tahun 2017 tentang SUSUNAN PENGURUS DEWAN PENGURUS PUSAT (DPP) ASOSIASI GURU PENULIS INDONESIA (AGUPENA). Susunan Pengurus ini merupakan hasil Keputusan Munas I Agupena yang berlangsung di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang, pada 28-30 Oktober 2016.

Selain berhasil mengurus legalitas organisasi, Agupena juga telah mengajukan pendaftaran ke Techsoup Asia, sebuah usaha kolaborasi antara TechSoup Global dan jaringan mitra di berbagai negara, termasuk dengan Connecting Up di Australia dan Dewan Pelayanan Sosial Hong Kong. DI Indonesia, Techsoup Asia bekerja sama dengan KitaBisa.com di bawah Rumah Perubahan. Mereka memberikan teknologi dan sumber daya lainnya untuk pengembangan kapasitas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Yayasan, dan Organisasi Masyarakat di kawasan Asia Pasifik. Tiga dokumen penting, yaitu Akta Yayasan, SK Kemenkuham, dan NPWP Organisasi yang diperlukan untuk verifikasi Agupena sebagai organisasi resmi sudah dikirimkan kepada pihak Techsoup Asia. Semoga berhasil terverifikasi dengan hasil yang positif sehingga Agupena makin eksis dalam setiap gerak dan aksinya.

Demikian beberapa dokumen penting yang bisa kami publikasikan. Semoga makin memperkokoh Agupena sebagai salah satu organisasi profesi guru yang terus bergerak dan berjuang untuk berperan serta mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik, khususnya pada ranah pendidikan dan literasi.

Salam Agupena,

AGUPENA.OR.ID merupakan website resmi Agupena yang diluncurkan pada 10 Oktober 2016. Kehadiran website ini diharapkan bisa menjadi pendukung program Agupena di seluruh wilayah tanah air. Website dikelola oleh Sawali Tuhusetya (Bidang Pengembangan Profesi Agupena).

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*