Tempat Belanja Favorit Mahasiswa Indonesia di Adelaide

Rubrik Kegiatan Oleh

Oleh: Abd Majid
(Mahasiswa Pascasarjana University of Adelaide dan Perwakilan Agupena Australia)

Berbelanja adalah salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap orang. Sebagai seorang mahasiswa internasional dengan keluarga yang mendampingi tentunya dibutuhkan ketelitian untuk menggunakan keuangan yang ada. Salah satu strategi penulis adalah dengan berbelanja kebutuhan di tempat-tempat yang harganya lumayan miring dan bersahabat. Alhamdulillah, South Australia adalah negara bagian Australia yang memiliki banyak tempat “berburu” dengan tidak menguras kantong.

Berikut adalah beberapa tempat yang menjadi kesukaan mahasiswa internasional termasuk mahasiswa Indonesia untuk berbelanja kebutuhan hidup.

  1. Central Market

Central Market adalah pasar tradisional tertua di Adelaide yang berusia lumayan lama dan berlokasi di Jalan Gouger No. 44-60, Adelaide – Australia Selatan. Pasar ini dibangun pada tahun 1869 yang berawal dari para petani yang berkumpul untuk menjual hasil pertanian mereka. Tidak seperti hari ini, awalnya Adelaide Central Market hanya dibuka pada hari Selasa dan Sabtu dengan berbagai macam produk petani seperti buah-buahan, sayuran, ikan, daging, beras, dan lain sebagainya.

Pada awal abad ke-19, dibangunlah bangunan pertama yang sampai hari ini masih bisa kita lihat. Namun, beberapa kali kebakaran (pada tahun 1925 dan 1977) membuat pemerintah harus mengadakan perbaikan disegala ruasnya sehingga bangunan yang sekarang merupakan perpaduan antara bangunan lama dengan sentuhan teknologi terkini.

Terlepas dari sejarah singkat Adelaide Central Market diatas, ada hal unik yang mungkin akan sangat bermanfaat untuk penulis bagi ketika para pembaca berada di Adelaide. Bahwa setiap hari Sabtu, mulai dari jam 14.00 sd 15.00, akan terdengar teriakan dari sana-sini (obral, red.) dengan dialek bahasa Inggris yang khas. Para penjual berusaha menarik perhatian dari para pengunjung dengan teriakan “One Dollar, One Dollar, One Dollar!!”. teriakan ini berarti bahawa segala barang yang dijual didalam stall mereka berharga One Dollar, baik itu sekilo, sekantong, ataupun sebiji.

Tentunya, kesempatan ini jarang disia-siakan oleh semua orang, tidak hanya mahasiswa internasional tetapi juga masyarakat sekitar. Contoh harga barang yang diobral, pisang yang biasa kita beli dengan harga $2.50/kg di supermarket konvensional (Coles, Woolworths, Asian Groceries, dll), dihari Sabtu ini bisa didapatkan dengan hanya $1.00/kg atau bahkan satu dollar untuk sekantong plastik pisang. Begitu juga dengan barang-barang yang lainnya diajmin murah, pakai banget.

Satu lagi, parkiran di Adelaide Central Market itu gratis selama 1 (satu) jam pertama. Kondisi ini memungkinkan pengunjung untuk berjubelan dihari Sabtu pada jam dimaksud. Jadi, kalau para pembaca akan berkunjung ke Adelaide atau sudah berada di Adelaide, jangan lupa kunjungi Adelaide Central Market pada hari Sabtu jam 14.00-15.00. Saat ini, Adelaide Central Market beroperasi 5 kali seminggu, Selasa sampai Sabtu.

  1. Sunday Market

Ketika penulis masih berada di Indonesia, para alumni Adelaide sering bercerita bahwa ada pasar di Adelaide yang sangat bersahabat dengan para mahasiswa dan harus dikunjungi. Penulispun telah membaca beberapa berita tentang Sunday Market ini lewat brosur-brosur yang diberikan oleh Agen yang mengurus pendidikan penulis ke Adelaide. Sehingga, menjadi penasaranlah penulis akan bentuk dan model dari Sunday Market itu snediri. dibawah ini, penulis akan menceritakan pengalaman penulis berbelanja di beberapa lokasi Sunday Market selama setahun terakhir ini.

  1. Marion Sunday Market

Pasar ini hanya akan kita temukan di Minggu pertama setiap bulan. Pasar bulanan ini menawarkan berbagai macam barang baik yang masih baru maupun yang sudah dipakai. Pasar ini juga menyediakan berbagai macam buah-buahan dan sayur-sayuran segar yang langsung dibawa oleh para petani. Jangan khawatir dengan harga karena di pasar ini harganya sudah sangat bersahabat, malah kita bisa nawar dengan bebas. Mahasiswa Indonesia sering menyebutnya dengan pasar kaget.

  1. Brighton Sunday Market

Pasar murah tapi tidak murahan kedua yang ingin penulis ceritakan adalah Brighton Sunday Market. Pasar ini hampir sama dengan pasar pertama diatas. Namun yang membedakanya adalah kita bisa datang 2 kali sebulan, yaitu pada minggu kedua dan keempat.

Pasar ini sangat disukai oleh mahasiswa internasional, termasuk juga mahasiswa Indonesia. Penulis beberapa kali mengunjungi pasar ini bersama keluarga untuk belanja kebutuhan hidup selama seminggu atau bahkan dua minggu. Pasar ini terletak di wilayah Brighton Utara dengan alamat Jalan Brighton Rd No. 305, North Brighton – Australia Selatan.

Settingan tempat pasar kaget ini menggunakan lapangan sekolah yang disulap menjadi tempat keramaian. Adapun barang yang dijual disini mulai dari barang baru, barang second, buah-buahan, sayur-sayuran, barang antik, perlengkapan dan rumah, pakaian pria dan wanita, dan lain-lain dengan harga yang sangat terjangkau. Cukup bawa beberapa puluh dollar maka keranjang belanjaan anda akan penuh, insyalloh. Ketakutan akan tempat parkir-pun tidak berlaku disni karena kita bisa parkir di pinggir jalan atau masuk ke lingkungan pasar dengan membayar parkir sebesar $2.00 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan atau dengan kata lain parkir sepuasnya.

  1. Adelaide Showground Sunday Market

Pasar kaget ketiga ini juga menawarkan berbagai macam produk pertanian seperti buah-buahan, sayuran, telor, daging dan berbagai macam produk lainnya. berbeda dengan kedua pasar kaget diatas, Adelaide Showground Sunday Market selalu dibuka setiap Minggu.

Menurut pengalaman penulis, pasar ini hanya memperjual belikan hasil pertanian saja dengan harga yang relatif sama dengan supermarket-supermarket konvensional di Adelaide. Tidak ada proses negosiasi harga menjadikan pasar kaget ini tidak terlalu digemari oleh mahasiswa Internasional. Kita juga tidak bisa menemukan barang-barang second dipasar ini. Pasar ini terletak di komplek Adelaide Showground dengan alamat Goodwood Road, Wayville – Australia Selatan.

  1. Salvos

Salvos adalah salah satu toko yang menyediakan berbagai macam barang-barang kebutuhan, seperti pakaian, perlengkapan dan peralatan dapur, Aksesoris pria maupun wanita, buku, alat musik dan masih banyak lagi yang lainya. Pada awal kedatang penulis di Adelaide, penulis termasuk rajin mengunjungi Salvos Store sampai punya kartu anggota. Ini tidak terlepas dari barang-barang yang masih sangat layak pakai dengan harga yang tidak menguras kantong bahkan kalau lagi mujur, kita bisa mendapatkan barang-brang branded yang masih sangat bagus dengan harga yang murah.

Walaupun Salvos Store dibuka setiap hari kerja, namun ada baiknya diperhatikan tanda-tanda dari setiap item barang karena setiap tanda memiliki arti apakah itu setengah harga atau diskon sekian persen atau kita bisa tanya ke petugas barang-barang mana yang sedang diskon atau setengah harga. Selengkapnya silahkan buka laman http://www.salvosstores.com.au/

  1. Tuesday

Hari Selasa adalah hari dimana Salvos Store “membersihkan” stok barang yang ada. Dihari ini, pengunjung akan dimanjakan dengan harga yang sangat murah. Bayangkan saja, pengunjung bisa sepuasnya memasukkan barang ke dalam kantong plastik yang sudah disediakan oleh petugas dan membayar hanya $10 – $20 per plastiknya. petugas tidak membuka plastik, mereka hanya melihat sekilas dan langsung menentukan harga.

Walaupun terkesan membersihkan stok, tapi jangan salah, kita juga bisa mendapatkan barang-barang yang masih sangat bagus, kembali lagi kepada keberuntungan dan ketelitian pribadi masing-masing.

Sayangnya, tidak semua Salvos Store memberika layanan ini, Tuesday Salvos Store hanya bisa kita temukan di Marion dengan alamat jalan Sturt Road, No 155 Corner Sturt and Morphett Roads, Seacombe Gardens – Australia Selatan.

  1. Wednesday

Salah satu enaknya jadi mahasiswa di Adelaide adalah mendapatkan concession atau diskon. Mahasiswa bisa mendapatkan diskon di bus, bioskop, nonton bola, Salvos, Savers, dan lain sebagainya. Salvos memberikan diskon 20% untuk mahasiswa pada setiap hari Rabu dan itu belum lagi dengan harga barang yang memang sudah didiskon sebelumnya. So, tidak boleh lupa bawa Kartu Mahasiswanya yaaa!. Diskon ini berlaku untuk semua took-toko Salvos yang ada.

  1. Savers

Savers adalah salah satu alternatif untuk belanja barang-barang murah tapi tidak murahan. Savers sebagaimana jargonnya “The Recycle Superstore” menyediakan berbagai jenis barang sehari-hari seperti pakaian pria dan wanita lengkap dengan aksesorisnya, mainan anak-anak, perlengkapan dan peralatan rumah tangga, elektronik, dan sebagainya.

Selayaknya Salvos store dan beberapa pelayanan lain di Adelaide, mahasiswa juga mendapatkan diskon 20% setiap belanja pada setiap hari minggu. Jadi, sambil jalan-jalan minggu, jangan lupa mampir di Savers sekedar untuk mengecek apakah barang impian anda ada disitu dengan diskon tentunya.

Menurut pengalaman penulis, Savers Store mempunyai keunggulan dari Salvos dimana tata letak barang-barang di Savers Store sudah sangat jelas dengan tanda langsung untuk masing-masing ukuran. Tentungya ini memudahkan para pengunjung untuk langsung menuju ukurannya masing-masing. Hal ini tidak ditemukan di Salvos, dimana pengunjung harus bolak-bolik suatu item barang untuk hanya sekedar tahu ukuranya saja. Penulis pernah membeli sepatu dengan mereka terkenal dari Amerika dengan hanya $8.00-n setelah dapat diskon.

Demikianlah beberapa informasi tentang tempat belanja murah di Adelaide yang barangnya tidak murahan, dijamin. Yang perlu diperhatikan adalah ketika belanja ke tempat-tempat tersebut, kita harus membuat prioritas belanjaan agar barang-barang tidak menumpuk di tempat tinggal kita nantinnya karena untuk membuang barang yang sudah tidak kita pakai itu membutuhkan proses dan waktu.

Kita tidak bisa sembarangan membuang barang-barang bekas kita, apalagi membakarnya langsung. Hal itu bisa mendatangkan hukuman berupa denda ratusan dollar dari pemerinta setempat. Serem kan? So, tetaplah fokus untuk berbelanja kebutuhan yang sangat penting saja.

Disamping tempat-tempat di atas, ada juga beberapa rekomendasi penulis tentang tempat berbelanja murah meriah seperti Red Cross, Cash Converter, Offshop, Fullarton Sunday Market, dan lain sebagainya yang akan penulis ceritakan di tulisan selanjutnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*