Relawan RuBI Mandiri Gelar Pelatihan Pembelajaran Aktif dan Kreatif

Rubrik Berita/Pendidikan Oleh

Relawan RuBI (Ruang Berbagi Ilmu) Mandiri Gelar Pelatihan Pembelajaran Aktif dan Kreatif Pada Guru – Guru di Seluruh Jenjang Sekolah Se-Tidore Kepulauan, Maluku Utara

Oleh Faradila Thalib

“Bersama Bergerak Memajukan Pendidikan, Mencetak Generasi Perubahan”, itulah tema yang diusung oleh relawan RuBI Mandiri Tidore Kepulauan yang dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu (24-25 Maret 2017) yang bertempat di LPMP Tidore. kegiatan ini telah dicanangkan jauh sebelumnya setelah tahun 2016 kemarin telah terlaksana di Tobelo, Halmahera Utara. Para relawan yang tergabung dalam kegiatan ini terdiri atas relawan PanLok(Panitia Lokal) yakni relawan yang berdomisili di Maluku Utara sebagai tim perencanaan di lokasi pelaksanaan, serta relawan narasumber dan dokumentator yang dipilih dari proses seleksi dari seluruh Indonesia. Relawan yang tergabung di RuBI Mandiri adalah orang – orang yang dengan sukarela mengorbankan seluruh waktu, pikiran, bahkan harta mereka dengan niat yang tulis dan ikhlas tiada lain adalah kepedulian semuanya terhadap pendidikan. Dengan semboyan “Berbagi Untuk Belajar, Belajar Untuk Berbagi” inilah yang selalu menyemangati para relawan untuk melakukan yang terbaik untuk pendidikan di Indonesia.

Kegiatan RuBI Mandiri Tidore Kepulauan ini melibatkan seluruh guru – guru yang ada di kepulauan Tidore mulai dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA yang berjumlah kurang lebih 200 orang dan merupakan perwakilan dari masing – masing sekolah di Tidore Kepualauan. Selain itu, gelaran RuBI kali ini juga terasa istimewa dengan kedatangan beberapa mahasiswa dari School of International and Public Affairs (SIPA) Columbia University, Amerika Serikat. Mereka yang terdiri atas empat orang ini yaitu Tushar, Hannah, Hiro, dan Timothy sedang melakukan penelitian di gerakan Indonesia Mengajar dengan studi kasus tentang RuBI. Sebelum mengikuti RuBI Tidore Kepulauan, mereka mengunjungi dua kabupaten/kota yang pernah mengadakan RuBI. Tushar dan Hiro berkunjung ke kabupaten Musi Banyuasin, sumatera selatan selama beberapa hari. Keduanya berkenalan dengan para guru, bermalam di rumah warga dan juga berbincang dengan para relawan RuBI MuBa. Sementara Hannah dan Timothy berkunjung ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat untuk mengenal lebih jauh tentang RuBI Bima. Kolaborasi antara panitia lokal, relawan, guru – guru, stakeholder Tidore Kepulauan dan datangnya Tim SIPA Columbia University membuat kegiatan RuBI begitu ceria.

Banyak faktor yang melatarbelakangi pelaksanaan RuBI Mandiri Tidore Kepulauan diantaranya adalah 1. Kurangnya semangat guru dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar; 2. Guru kurang bangga dengan profesi yang dijalani; 3. Guru dan kepala sekolah kurang memahami akan segala tugas dan kewajiban yang melekat padanya selain mengajar; 4. Guru selalu memposisikan dirinya sebagai pemberi hukuman, dimana hal itu tidak selalu baik untuk murid karena murid akan kehilangan rasa percaya diri dan tidak bersemangat untuk bersekolah; 5. Sebagian besar guru yang masih menggunakan pembelajaran konvensional (siswa mencatat di papan, guru keluar kelas) dalam mengajar; 6. Banyak guru yang menganggap pembelajaran kreatif itu mahal; 7. Alat peraga di sekolah tidak dimnfaatkan dengan baik; 8. Banyak guru yang kesulitan mengelola kelas; dan 9. Guru kurang dapat referensi metode belajar kreatif dan menyenangkan.

Dari latar belakang di atas sehingga melahirkan semangat para relawan untuk memperbaiki hal tersebut. Banyak materi yang dipaparkan oleh para relawan untuk mengubah minset berfikir para guru terutrama yang ada di pelosok daerah salah satunya adalah Tidore Kepulauan. Semua materi yang disajikan oleh para relawan sesuai dengan latar belakang masalah yakni materi tentang: 1. Motivasi Guru; 2. Disiplin Positif; dan 3. Metode Kreatif. Materi – materi tersebut disampaikan secara terperinci, mudah dan menyenangkan. Alhasil kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu membuahkan hasil yang sangat positif bagi seluruh peserta. Mereka sangat berterima kasih karena kegiatan tersebut juga sangat bermanfaat dan memberikan perubahan yang positif terhadap pribadi mereka.

RuBI Mandiri Tidore Kepulauan ditutup dengan refleksi yang dikomanadani oleh pak Sumaryono (salah satu dosen di Universitas Negeri yang ada di Yogyakarta sekaligus relawan RuBI Mandiri) dan disambut dengan tepuk terima kasih secara spontan oleh seluruh peserta, sebagai apresiasi kepada seluruh relawan RuBI. Timbal balik dari kami relawan sebagai pemerhati pendidikan agar kegiatan ini tak berhenti pada peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian acara, akan tetapi ilmu yang telah mereka peroleh dapat disebarluaskan sehingga pendidikan di Indonesia dapat menjadi lebih baik sehingga lahirlah generasi – generasi yang cerdas secara intelektual dan memiliki akhlak yang mulia. ***

AGUPENA.OR.ID merupakan website resmi Agupena yang diluncurkan pada 10 Oktober 2016. Kehadiran website ini diharapkan bisa menjadi pendukung program Agupena di seluruh wilayah tanah air. Website dikelola oleh Sawali Tuhusetya (Bidang Pengembangan Profesi Agupena).

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*