BERURAI AIR MATA KALA MENULIS PUISI

Rubrik Kegiatan/Literasi Oleh

Seisi ruangan Diklat Menulis tiba-tiba saja dipenuhi suara segukan tangis seluruh peserta. Mereka, laki-laki maupun perempuan, menangis tersedu-sedu kala menulis puisi. Alasannya, sebelum dan saat menulis, peserta disugesti oleh narasumber untuk menghayati dan merenungkan objek tulisan secara mendalam. Kebetulan, objek tulisan tadi adalah ibu.

“Bayangkan wajah Ibu kalian seolah-olah Ibu benar-benar ada di hadapan kalian. Tatap kedua bola mata Ibu dengan saksama dan penuh rasa empati. Di kedua bola mata itu, apa saja yang kalian temukan? Tulislah hal-hal itu dengan kata-kata yang indah hingga menjadi sebuah puisi” Demikianlah, Muhammad Soleh Kadir memberikan kata-kata sugestif kepada peserta Diklat Menulis di SMPN 1 Adonara Tengah siang tadi (Senin, 10/4/2017) saat memfasilitasi peserta menulis puisi.

Tidak hanya saat menulis, di saat membaca puisi pun para peserta kembali menangis. Bahkan kali ini tangisannya lebih kencang. Karena narasumber juga kembali memberi sugesti saat peserta hendak membaca puisi.

Sebelum penulisan dan pembacan puisi, Diklat dibuka dengan materi Motivasi Menulis yang disampaikan oleh Maksimus Masan Kian. Ketua Agupen Flotim ini membongkar kendala-kendala yang menghalangi kemauan dan kemampuan menulis peserta. Selanjutnya, Maksi juga merangsang peserta untuk menulis dengan mengamati gambar.
Pada sesi kedua, Muhammad Soleh Kadir, hadir dengan materi Jurnalistik Sekolah. Pria yang disapa Pion ini, menampilkan beberapa contoh teks berita lalu menjabarkan sistematika sederhana sebuah teks berita serta langkah-langkah penulisan. Selanjutnya, para peserta mendengarkan pendapat beberapa narasumber berita lantas menulis berita.

Asy’ary Hidayah Hanafi, menyuguhkan materi Penulisan Puisi. Ary Toekan, nama penanya, mengantar peserta dengan teori dasar puisi. Ary juga mengklasifikasi puisi berdasarkan isi puisi. Di akhir materi, Ary membacakan beberapa karyanya sebagai pengorelasi materi dan praktik menulis puisi.

Hadir dalam Kegiatan ini Gergorius Loli Mawar, S.Pd, Kepala SMPN 1 Adonara Tengah, guru-guru dan siswa-siswi kelas VII dan VIII sebanyak 52 orang sebagai peserta diklat. (Muhammad Soleh Kadir – Sekretaris Pendidikan dan Pelatihan Agupena Cabang Flotim)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Kegiatan

Go to Top