Anda Guru, Yuk Nge-Blog Saja…!

Rubrik Pendidikan Oleh

Oleh: Hamli Syaifullah, Dosen di UMJ, Anggota Agupena DKI Jakarta, Serta Blogger di Blog Strategi & Keuangan

Anda guru, kenapa tidak Nge-Blog….?

Yuk Nge-Blog saja…!

Sayang lho kalau tidak Nge-Blog. Karena, ilmu pengetahuan yang Anda miliki akan hilang, seiring berjalannya waktu. Tapi, jika Anda Nge-Blog, maka ilmu pengetahuan yang dimiliki akan tersimpan dalam bentuk tulisan. Dan dapat dinikmati oleh pembaca di seluruh dunia. Karena telah tersajikan dalam bentuk online, yang dapat dibaca di mana saja.

Perlu saya tegaskan, guru dalam tulisan ini ialah, seorang guru yang sifat statusnya formal seperti guru sekolah, dosen, dan lain sebagainya. Hanya saja, jika manfaatnya juga bisa dirasakan oleh guru non-formal. Seperti guru les, guru ngaji, dan lain sebagainya, dipersilahkan untuk diamalkan.

Mengenal Seputar Blog
Biar kita tidak pusing, ada baiknya kita cari tahu terlebih dahulu mengenai pengertian Blog. Sehingga, kita akan memiliki satu pemikiran yang sama mengenai  pengertian Blog. Dari beberapa sumber yang saya baca secara online, dan terakhir saya baca di wikipedia. Maka, pengertiannya ialah, Blog merupakan singkatan dari web-log yang berisi tulisan-tulisan secara online di sebuah halaman web.

Pemilik Blog dikenal dengan istilah Blogger, dan aktivitas Nge-Blog masyhur disebut Blogging. Adapun jenis Blog sangat banyak macamnya. Menurut hemat saya, Blog dibagi menjadi dua.

Pertama, Blog yang bersifat pribadi. Di mana, pemilik Blog (Blogger) akan memposting segala hal yang berkenaan dengan pribadinya. Misalnya, tentang kesediannya, kesenangannya, perhiasannya, traveling-nya, dan lain sebagainya.

Kedua, Blog yang bersifat saintifik. Di mana, pemilik Blog (Blogger) akan memposting artikel, sesuai dengan keilmuan yang dimiliki. Intinya, Blog yang bersifat saintifik ialah blog dengan tema-tema keilmuan. Misalnya, tentang manajemen keuangan, akuntansi keuangan, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Semoga ulasan sederhana ini, akan membuat kita memahami apa yang dimaksud dengan Blog dalam tulisan ini.

Kegiatan Blogging dan Guru
Mungkin, para guru akan bertanya, apa hubungannya kegiatan Blogging dengan guru? Tentu, sangat berkaitan. Di mana, seorang guru yang memiliki Blog dan melakukan aktivitas blogging, akan menciptakan seorang guru pembelajar.

Yang dimaksud pembelajar ialah, sang guru tak akan merasa puas untuk terus belajar dan belajar. Dirinya akan belajar kepada siapa saja, dan siap untuk meningkatkan kemampuan diri. Pembelajaran yang digunakan, bisa belajar dari blog orang lain, membaca buku, koran, majalah, jurnal, dan lain sebagainya.

Ketika seorang guru rajin belajar, manfaat langsung yang dirasakan ialah, adanya peningkatan kualitas diri guru itu sendiri. Kualitas guru, akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang diselenggarakan di institusi formal (sekolah atau perguruan tinggi) tempat sang guru mengajar. Maka dari itu, jika Anda seorang guru, maka coba saja Nge-Blog. Isinya, sesuaikan dengan keilmuan yang digeluti saat ini. Misalnya, Manajemen Pendidikan, Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, Akuntansi, dan lain sebagainya.

Yakinlah, setelah satu tahun Nge-Blog, pasti akan banyak ilmu baru yang didapatkan. Karena, mau tak mau Sang Blogger akan banyak baca dan belajar, setiap kali membuat artikel untuk diposting. Sehingga, secara tidak sadar dan tak langsung, keberadaan Blog telah membuat diri sang guru menjadi seorang pembelajar setiap saat.

Cara Buat Blog Bagi Guru
Pertama, putuskan tema blog secara matang. Bagi guru yang ingin Nge-Blog, pertamakali yang harus diputuskan ialah tema blog-nya. Hal yang harus jadi perhatian, dan saran saya secara pribadi, sebaiknya tema blog disesuaikan dengan latar belakang pendidikan yang kita geluti. Misalnya, Manajemen Perbankan, Manajemen Strategik, Strategi Keuangan, Manajemen Pendidikan, dan lain sebagainya.

Kedua, buat rubrikasi. Setelah kita memutuskan sebuah tema blog yang akan kita buat, langkah selanjutnya ialah membuat rubrikasi. Rubrikasi ialah ruang tetap, atau penjabaran tema dari blog yang kita miliki. Misalnya, tema blog kita adalah Ilmu Manajemen. Rubrikasi di dalamnya, antara lain: SDM, Keuangan, dan Investasi. Contoh lain, misalnya tema di Blog kita adalah Manajemen Pendidikan. Rubrikasi di dalamnya, antara lain: Pendidikan Sekolah dan Pendidikan Luar Sekolah.

Ketiga, gunakan jasa Web Design atau Web Master. Nah, bagi kita yang tak memiliki keahlian di bidang IT (information and teknologi), gunakan saja Web Design atau Web Master. Jasa pembuatan blog di Web Design atau Web Master, kisaran Rp 500 ribu ke atas. Dan kalau memiliki teman atau kenalan Web Design atau Web Master, bisa-bisa pembuatan blog-nya gratis. Jika Anda memilki keahlian di bidang IT (information and teknologi) dan mampu membuat blog sendiri, maka tak usah gunakan jasa Web Design atau Web Master. Silahkan, tinggal dirancang sendiri oleh Anda.

Keempat, Beli domain dan hosting.Saya juga kurang paham pengertian mengenai domain dan hosting. Terus, saya tanya teman yang memang ahli di bidang IT mengenai domain dan hosting, dengan bahasa yang lebih sederhana. Menurut teman saya, domain itu ibarat HP sebagai tempat atau medianya. Dan Hosting itu ialah pulsa, agar kita bisa melakukan komunikasi melalui HP tersebut dan mendapatkan jaringan. Bagi yang ahli IT dan mengerti soal Blog, mohon maaf jika analogi yang saya jelaskan keliru. Karena, begitulah yang saya pahami dari penjelasan kawan saya tentang domain dan hosting.

Kelima, konsisten memposting artikel. Konsistensi memposting artikel di Blog yang telah kita buat itu penting. Karena, jika kita tidak konsisten, maka pengunjung akan males untuk datang ke blog kita. Konsisten, bisa berbentuk konsisten postingan waktu, juga bisa berbentuk materi postingannya. Kedua hal tersebut, sangat menentukan terhadap eksistensi blog yang kita miliki. Mengenai konsistensi waktu, kita harus berkomitmen pada diri sendiri, tentang waktu postingannya. Misalnya, seminggu tiga kali, seminggu dua kali, seminggu sekali.

Mengenai materi postingan, kita juga harus konsisten. Jangan sampai, kita tidak konsisten tentang materi yang diposting di blog yang telah ada. Misalnya, jika kita telah menyepakati tema yang diangkat dalam blog tentang keuangan, maka kita harus posting tentang keuangan. Jangan sampai, kita tidak konsisten mengenai tema yang akan diposting. Jangan minggu ini tentang keuangan, kemudian dua minggu lagi tentang  kesehatan, dan lain sebagainya.

Membangun Motivasi Nge-Blog
Sebagai seorang guru, tentu akan banyak tugas yang harus dikerjakan. Mulai mengajar di kelas, memeriksa jawaban ujian siswa, hingga kegiatan tetek bengek lainnya. Belum lagi, bagi yang jadi guru nyambi sebagai pedagang ataupun sembari mengerjakan projek-projek, tentu waktu yang dimiliki akan tersita banyak.

Maka dari itu, bagi Anda yang saat ini menjadi seorang guru, tertarik dan berkeinginan untuk Nge-Blog, harus memiliki motivasi yang kuat. Salah satu motivasi yang harus dikedepankan untuk Nge-Blog ialah, jadikan kegiatan Blogging (Nge-Blog) sebagai kegiatan untuk belajar. Artinya, jadikan Blog sebagai media meningkatkan kapasitas kemampuan yang kita miliki, dengan banyak belajar dan membaca. Sehingga, kita akan menjadi seorang guru pembelajar.

Dengan adanya motivasi seperti itu, Insya-Allah sesibuk apapun, akan tetap menulis artikel untuk diposting di Blog yang dimiliki. Sedangkan motivasi lainnya, seperti akan dapat iklan dari google Adsense, dapet iklan banner dari subuah produk, julan e-book, dan lain sebagainya, jadikan motivasi sampingan saja.

Jika kita konsisten Nge-Blog, maka motivasi-motivasi lainnya akan ikut. Maksudnya, Insya-Allah blog yang kita miliki, akan hasilkan pendapatan buat kita. Anda Guru, semoga tertarik untuk Nge-Blog.

Yuk Nge-Blog….! ***

Hamli Syaifullah, lahir di Sumenep-Madura, Jawa Timur. Senang menulis sejak Nyantri di Ponpes Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. Kemudian bergabung dengan Agupena DKI Jakarta, demi menjaga semangat untuk menulis. Pendidikan S-1 diselesaikan di UMJ tahun 2013 dan S-2 di STIE AD Jakarta, tahun 2016. Aktivitas saat ini sebagai dosen Manajemen Perbankan Syariah di UMJ. Tulisannya telah menyebar di beberapa koran lokal dan nasional. Juga aktif menulis buku populer dan Buku Biografi. Dan saat ini, aktif Nge-Blog di Strategikeuangan.com

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Pendidikan

PAHLAWAN ZAMAN NOW

Oleh Fortin Sri Haryani Pahlawan diartikan sebagai seorang yang telah berjasa, memberikan
Go to Top