Home » Opini » BICARALAH PADA ALAM » 313 views

BICARALAH PADA ALAM

Rubrik Opini Oleh

Oleh Abd Majid
(Mahasiswa Pascasarjana The University of Adelaide/Perwakilan Agupena Australia)

Pada suatu sore hari sekitar bulan Juni 2009, duduklah seorang pemuda desa di pinggir pantai sambal menunggu pamannya pulang dari seberang lautan sana. Pemuda itu berbicara pada bibinya yang saat itu ikut menjemput sang suami tercinta. “Umi (panggilan khusus sang pemuda kepada bibinya), alhamdulillah saya pernah menyeberang ke Sumbawa malah sampai Bima. Saya ingin sekali melihat daratan diwilayah barat pulau kita Lombok”. Umi pun menjawab saat itu, “Insyalloh anakku, suatu saat engkau akan kesana. tetaplah berdoa” tambahnya.

Sepenggal kisah di atas adalah bagian terpenting dalah hidup pemuda tersebut dimana sekarang dia sudah pernah menyebrang ke pulau bagian barat pulaunya, yaitu Bali pada tahun 2009 (beberapa bulan setelah doanya dipinggir pantai itu), melanjutkan lagi ke Bandung, Jawa Barat pada tahun 2010 (Malah melanjutkan pendidikanya disalah satu Universitas terbaik di Indonesia, UPI Bandung), dan saat ini si pemuda desa itu sedang menempuh Pendidikan Master of Education di The University of Adelaide, Australia (2016). Australia adalah pulau yang berada disebelah selatan pulaunya.

Tentunya, apa yang dicapai pemuda itu bukanlah suatu yang mudah dan sederhana, pastilah melalui proses yang panjang yang mungkin harus mengorbankan keinginan-keinginan lainya demi apa yang sudah dia cita-citakan. Orang-orang mengatakan, usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Ada banyak referensi tentang bagaimana kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dalam hidup ini, dibawah ini penulis akan membagikan lagi beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi pembaca:

1. Mimpi
Ada banyak ahli atau motivator yang menceritakan kekutan akan mimpi ini dalam diri manusia. Salah satu ungkapan yang menurut penulis menarik untuk direnungkan adalah ungkapan yang datang dari pemilik hak cipta film Star Wars yang beberapa tahun terakhir ini sedang booming, George Lucas. Dia mengatakan “Dreams are extremely important. You can’t do it unless you imagine it” yang kalau kita terjemahkan “bermimpi itu sangat penting. Kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau membayangkannya terlebih dahulu”. Sebagaimana dia bermimpi menciptakan Star Wars ketika berumur 10 tahun.

Langkah awal untuk mewujudkan keinginan kita adalah mempunyai mimpi. Kita harus bermimpi dulu karena mimpi akan membawa kita pada hal-hal yang tak terduga dan terencana. Tapi harus diingat bahwa mimpi itu ada beberapa macam; Passive Dream and Active Dream. Passive dream adalah mimpi yang hanya tertinggal di dalam otak dan hati kita saja, taka da usaha untuk mewujudkan mimpi kita itu. Sebaliknya Active dream merupakan mimpi yang benar-benar tertuang dalam kehiudpan pemimpinya. Ini dibuktikan dengan doa dan usaha yang tak kenal Lelah. Terus berusaha, sampai dia mendapatkan apa yang diinginkanya.

Nah, sekarang setelah kita memiliki mimpi, selanjutnya kita harus bertanya pada diri sendiri, jenis mimpi mana yang kita punya? Apakah mimpi aktif atau sebaliknya mimpi pasif.

2. Doa
Selanjutnya yang diperlukan bagi seorang yang telah memiliki mimpi adalah berdoa, sesuai dengan keyakinan masing-masing. Mintalah pada sang pencipta agar dikabulkan oleh-Nya. Dalam ajaran Islam, salah satu manfaatnya adalah doa bisa merubah takdir. Jadi, tidak salah kiranya kalua kita terus berdoa, berdoa, dan berdoa kepada-Nya.

Semakin banyak kita berdoa ditambah lagi dengan doa yang datang dari orang-orang yang menyayangi kita, maka keinginan kita akan lebih mudah dicatat oleh sang maha penentu takdir. Mintalah doa dan ridlo dari orang tua, khususnya ibu yang doanya tidak terhalang sampai langit ketujuh. Ridlo Tuhan terletak pada ridho orang tua.

3. Usaha
Tentunya setelah kita bermimpi dan berdoa, kita juga harus berusaha mewujudkan keinginan kita. Kalau kita ingin kaya dan memiliki banyak uang, maka kita harus bekerja keras. Kalau kita ingin mendapatkan beasiswa, maka kita harus berusaha melengkapi semua persyaratan yang dipersyaratkan oleh penyedia beasiswa itu. Kalau kita ingin menikah, maka harusnya kita bersosialisi dengan teman sahabat dan lingkungan. Tidak hanya minta jodoh dari dalam kamar saja. Jadi, berusahalah denga maksimal agar apa yang dicita-citakan bisa diraih.

4. Tawakkal
Selanjutnya hal yang tak kalah penting juga adalah menyerahkan semuanya pada sang maha Pengatur. Manusia hanya bisa bermimpi, berdoa dan berusaha, selanjutnya Dialah yang akan menentukan takdir terbaik bagi kita. Do the best, Let’s God do the rest. Lakukan yang terbaik, biarkan Tuhan yang menentukan akhirnya. Sebagaimana manusia tidak akan bisa memaksakan kehendaknya, karena hanya tuhanlah yang lebih tahu kebutuhan hambanya.

Tawakkal juga berarti menerima dengan ikhlas apa yang tuhan tentukan untuk kita. Kita mungkin akan kaget dan kecewa ketika apa yang kita mimpikan, doakan, dan usahakan tidak sesuai namun yang pasti Dia maha Mengetahui apa yang sebenarnya kita butuhkan dalam hidup ini. Suatu saat nanti kita akan memahaminya.

Mimpi, Doa, Usaha dan Tawakkal adalah formula dasar dan sederhana yang setiap orang pasti bisa melaksanakannya untuk mencapai tujuan namun sekali lagi bahwa dalam proses kehidupan ini, pastilah jua ada banyak tantangan yang akan dihadapi dahulu sebelum sukses itu diraih.

Kerasnya kehidupan kadang tidak memilih tempat dan orang. Kadang orang yang kita anggap sudah sewajarnya mendapatkan apa yang dia inginkan malah sebaliknya belom berhasil. Justru kadang orang yang kelihatanya santai dan tapa usaha yang sukses. Disinilah perlu adanya keyakinan kepada Sang maha Pencipta bahwa itulah takdir terbaik untuk mereka.

Pertanyaan penting untuk kita renungkan, apakah kita benar-benar serius terhadap mimpi yang telah kita bangun? Lalu sekuat apakah doa-doa yang telah kita panjatkan kepada-Nya, bagaimana usaha kita untuk mencapai itu semua, dan bersiapkah kita menerima segala hasilnya nanti?

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat untuk penulis sendiri dan kepada kita semua. Jujurlah pada alam, maka alam akan jujur kepadamu.

Adelaide, 10 Juni 2017

 

Tags:

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Opini

Mana Pahlawanku?

Hari Pahlawan 2017 telah berlalu (10/11). Pada hari itu seluruh rakyat Indonesia,
Go to Top