TK ANFRIDA GELAR PENTAS SENI

Rubrik Berita/Kegiatan Oleh

(Dalam Rangka Penutupan Tahun Ajaran 2016/2017)

Pentas Seni mewarnai acara penutupan Tahun Ajaran 2016/2017 sekaligus pelepasan 36 anak murid TK. Anfrida angkatan ke – 24, Jumat (16/6/17) di Aula sekolah. Di hadapan Pengurus Yayasan TK. Anfrida, Tim Akreditasi Sekolah, Kepala TK. Anfrida, Komite Sekolah dan orang tua wali murid, anak – anak tampil antusias, membawahkan acaranya masing- masing. Anak -anak diberi kesempatan untuk naik pangung mengekspresikan bakat dan minatnya dalam memainkan alat musik angklung dan Gamelan, bernyanyi, menari, bermusikalisasi puisi, berpuisi, juga mementaskan sebuah teater yang mengangkat tema tentang kebersihan lingkungan.

Kepala TK. Anfrida Sr.M.Zita, PRR pada kesempatan itu mengatakan, ruang kreasi mesti disiapciptakan untuk anak – anak usia dini. “Di TK, kemampuan secara kognitif diberikan hanya sedikit, selebihnya adalah meningkatkan kemampuan psikomotorik dan emosional dan spiritual. Potensi, bakat dan minat apa yang melekat pada diri anak oleh guru mendampingi, melatih dan mengajarkan hingga anak terampil di bidangnnya. Dan akhir tahun seperti ini, bakat dan kemampuan anak yang sudah dilatih sepanjang satu tahun ini, ditampilkan di hadapan orang tua wali murid. Secara lembaga, kami tidak saja memberikan nilai tertulis dalam laporan pendidikan anak, tetapi secara langsung, kami juga mempertangungjawabkan hasil pendampingan kami terhadap anak kepada orang tua dalam kreasi – kreasi yang ditampilkan ini,’kata Suster Zita.

Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Cabang Kabupaten Flores Timur (Flotim) Maksimus Masan Kian, pada kesempatan itu memberi apresiasi terhadap salah satu acara yakni teater tentang kebersihan lingkungan. Bagi Maksimus, pengenalan bagaimana mencintai kebersihan lingkungan melalui teater yang dibawahkan oleh anak – anak, berdampak positif bagi anak dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya dikemudian hari “Saya tertarik dengan teater yang dibawahkan oleh anak- anak, berhubungan dengan ajakan membuang sampah pada tempatnya. Bagi saya ini kreatif dan secara tidak langsung menegur orang dewasa untuk memperhatikan lingkungan dari sampah. Ini tampilan yang menarik untuk anak- anak seusia mereka. Semoga bakat, kreasi dan minat anak – anak dikembangkan terus hingga ke jenjang pendidikan selanjutnya,’kata Maksi. (Humas Agupena – Flotim)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Berita

Go to Top