Mengenal Dirimu Selaras dengan Kebahagiaanmu

Rubrik Opini Oleh

Oleh: Ainun Zaujah, S.Sos.,M.Si.

Siapa yang paling tahu diri anda? Seharusnya jawabannya adalah  diri anda sendiri. Tetapi kadang kala kita butuh orang lain untuk menjelaskan siapa diri kita. Kita butuh orang lain untuk mengatakan banyak hal tentang diri kita, meliputi  kelebihan, potensi, keunikan, keistimewaan  dan sisi lain dari diri kita yang harus disiasati agar tidak berdampak negatif bagi orang lain. Karena ternyata, kita mempelajari begitu banyak hal dalam hidup ini, tetapi ada satu hal yang sangat  penting dan sering kita abaikan, yaitu mengenal diri sendiri.

Hal ini terbukti dalam beberapa pelatihan yang pernah saya berikan pada mahasiswa maupun komunitas pemuda di kota Baubau. Ketika mereka berbicara tentang sebuah tema/topik yang berhubungan dengan sesuatu yang berada di luar dirinya. Mereka begitu cepat menguasainya. Tetapi ketika saya meminta mereka untuk menuliskan 10 kelebihan dan 10 kekurangan yang mereka miliki, rasanya banyak orang mengalami lambat loading dan slow respon.

Orang yang mengenal dirinya, paling tahu cara membahagiakan dirinya. Nggak akan ada kata boring atau bosan, nggak ada kata bingung mau ngapain, atau merasa bete seharian karena menjalani rutinitas. Mengapa? Karena untuk melebarkan dinding hati, kita bisa melakukan aktivitas yang paling kita senangi. Hal ini membuat hormon endorphin (hormon kebahagiaan) melimpah diproduksi oleh otak kita dan dialirkan ke seluruh tubuh.

Contohnya, saya mengenal seorang sahabat. Namanya  Bu Dini Khalisah Nasution. Bu Dini adalah Ketua Fasilitator Komunitas HEbAT Sulawesi. Bu Dini paling tahu cara membahagiakan dirinya, yaitu membacakan dongeng pada ke-4 putranya atau berkomunitas dan bersinergi dalam kebaikan dengan banyak pihak untuk menghadirkan para guru di kota Baubau. Menghadirkan Ustad Harry Santosa, Ustad Aad, Abah Rama, dan Kang Firman ke kota Baubau merupakan kebahagiaan tersendiri yang hadir di ruang hati Bu Dini. Atau Bu Niar, Wakil Fasilitator Komunitas HEbAT Kota Baubau. Bu Niar punya bakat activator. Ide-ide cemerlang Bu Dini akan cepat dieksekusi menjadi sebuah aksi di medan juang. Bu Niar begitu cekatan menghimpun kekuatan untuk bekerjasama dalam sebuah tim yang solid. Meski harus berjibaku dengan anak balitanya Kayla, Bu Niar nampak sangat menikmati peran-perannya di komunitas HEbAT kota Baubau.

Maka di sela rutinitas, orang yang mengenal dirinya akan melakukan aktivitas yang paling disenanginya tanpa merasa dikejar-kejar oleh waktu. Karena aktivitas itu tidak pernah menyisakan beban yang memberatkan pikiran dan hatinya. Bahkan semakin banyak aktivitas  yang diberikan padanya, jika itu masuk dalam kategori 4 E yang oleh Abah Rama penemu tools talents mapping disebut dengan “enjoy dan easy” sebagai langkah awal menuju “earn dan excellent”. Maka buah dari aktivitas 4 E itu kita akan merasakan hidup yang penuh makna, penuh arti dan selalu happy. Maka ketika kita selalu happy akan berdampak pula pada kesehatan yang membaik karena pikiran dan hati yang selalu fresh.

Apa manfaat mengenal diri sendiri?

  1. Setelah mengenal dirimu, kamu akan meghargai sekecil apapun pencapaian dan prestasimu.
  2. Harga diri yang terus meningkat.
  3. Mengenal diri adalah jalan untuk mengenal Rabb-Mu.
  4. Menikmati kehidupan dan mengisinya dengan aktivias yang menghadirkan kebahagiaan sehingga melebarkan dinding hatimu.
  5. Kebahagiaan yang kamu rasakan akan berefek pada kesehatanmu.
  6. Selalu berkarya, berinovasi dan berkontribusi bagi kehidupan.
  7. Bila diberikan amanah untuk melakukan pekerjaan sesuai bakat/potensimu kamu akan merasakan gairah yang menyala, tidak merasa capek, mudah menyelesaikannya, hasilnyapun maksimal.

Maka mengenal diri sendiri sama dengan membahagiakan diri sendiri. Karena kamu akan melaksanakan segala hal yang kamu senangi, kamu akan menghindari segala hal yang tidak kamu sukai, kamu bisa menempatkan diri dalam segala situasi dan kondisi, kamu bisa mengambil peran terbaik dalam kehidupan dan kamu tidak hanya membahagiakan dirimu, tapi kamu bisa membagi kebahagiaanmu pada orang lain. Maka kamu akan merealisasikan sebuah hadis nabi dalam kehidupanmu “Khoirunnas anfauhum linnas” artinya sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. ***

Tags:

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Opini

Keluargaku Surgaku

Seorang ahli kungfu sedang asyik menari di lantai dansa bersama istrinya. Ia

Sayang dia, Cinta dia

Hampir pecah tangisku menyaksikan peristiwa itu. Seorang suami mencekik, menampar dan menendang

Tegar

Oleh: La Ode Mu’jizat Perlu kekuatan hati yang berlebih ketika ujian atau
Go to Top