Home » Opini » Keluargaku Surgaku » 116 views

Keluargaku Surgaku

Rubrik Opini Oleh
http://www.radiopelitakasih.com/wp-content/uploads/2017/08/5625441_istock-000047704964-large_1000x625.jpg

Seorang ahli kungfu sedang asyik menari di lantai dansa bersama istrinya. Ia sangat menikmati momen itu. Padahal beberapa hari sebelumnya, dirinya tak bisa berdansa. Tapi demi membersamai dan menyenangkan hati sang pendamping hidup yang gemar berdansa, ia meminta seorang sahabat untuk mengajarinya.

Dan hari itu, di atas lantai dansa ia menari dengan indah mengimbangi sang istri yang lebih dulu piawai berdansa. Wanita itu kini sangat bahagia ditemani oleh suaminya di hari-hari terakhir kehidupannya. Ya, sang istri mengidap kanker dan divonis dokter akan meninggal 6 (enam) bulan lagi.

Tak jauh dari tempat mereka berdansa, seorang petarung sedang menunggunya dalam duel menentukan. Untuk mencari jawara kungfu terbaik di daratan Tiongkok. Beribu pasang mata telah menanti pertarungan tersebut. Tapi…. yang dinanti tak kunjung datang, sebab sedang asyik menari di lantai dansa bersama istrinya.

Maestro kungfu itu sadar. Keluarga adalah yang paling utama ketimbang nama besar sebagai petarung terbaik. Jika ada pihak yang paling utama merasakan keberadaan, kebaikan dan kemanfaatan dirinya, itu adalah keluarga.

Patut untuk direnungkan…!!! Ada orang yang sekian banyak waktunya dihabiskan guna mengejar mimpi. Tapi pada saat yang sama, kualitas hubungan keluarga (suami-anak-istri) terabaikan….

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Opini

Mana Pahlawanku?

Hari Pahlawan 2017 telah berlalu (10/11). Pada hari itu seluruh rakyat Indonesia,

IT dan Hasil Karya

Oleh: Fortin Sri Haryani Abad ke-21 disinyalir sebagai abad digital karena instrumentnya
Go to Top