BAKTI SMPN 1 LEWOLEMA DI PANTAI

Rubrik Berita/Kegiatan/Pendidikan Oleh

Siwa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lewolema, pada Sabtu (16/9/17) melakukan pembersihan di Pantai Waro, Waimana Desa Halakodanuan, Kecamatan Ile Mandiri. Sebuah objek wisata alam yang letaknya, tidak jauh dari sekolah.

Pantai yang terletak di pinggir jalan utama Kota Larantuka menuju Kecamatan Tanjung Bunga ini, awalnya sangat indah dan menarik banyak wisatawan untuk datang di tempat ini, namun perlahan karena ulah tangan  manusia yang tidak bertanggungjawab membuang sampah sembarang, saat ini kondisi pantai memprihatinkan.

Tumpuhkan sampah plastik, dedaunan, pecahan kaca dan kemasan kemasan plastik begitu banyak dan bertebaran sepanjang pantai. Puluhan siswa dibawah dampingan, Maria Magdalena Murin melakukan pembersihan dengan cara mengumpulkan sampah dan membakarnya.

Ibu Alin, sapaan Maria Murin mengatakan, pantai waro yang letaknya strategis yakni di pinggir jalan utama untuk berekreasi, namun kondisinya hari ini sangat memprihatinkan. “Harusnya tempat ini (pantai Waro) indah dan menarik. Dulu banyak wisatawan datang di tempat ini, namun belakangan jarang orang berkunjung, satu penyebabnya adalah pantainya tidak terawat. Semoga ke depannya ada perhatian dari pihak pemerintah, karena berharap warga sendiri yang kelolah mungkin sulit,’kata Alin.

Kepala SMPN 1 Lewolema, Solirus Soda memberi apresiasi kepada guru yang dengan cara dan kreasinya mendampingi siswa untuk melakukan hal hal sosial yang berdampak positif dan sebagai wahana belajar bagi siswa secara langsung di lapangan. “Dengan memberi kesempatan kepada anak untuk keluar dari kelas pada kegiatan akhir pekan dan melibatkan mereka pada kegiatan kegiatan di lingkungan masyarakat akan membuat anak semakin peka dan mulai belajar bekerja keras dalam menghadapi kehidupan yang serba canggih dan instan saat ini. Tentang pembersihan alam, anak secara langsung dilatih untuk mencintai alamnya, tempat ia berpijak di dunia ini. Pembersihan pantai atau lingkungan lainnya di sekitar sekolah adalah, bagian dari program sekolah dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, maka terus dipertahankan dan dijalannkan,’kata Solirus. (Maksimus Masan Kian)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Berita

Go to Top