Belajar Menulis melalui Blog

Rubrik Literasi Oleh

Oleh: Yudhi Kurnia

Budaya baca-tulis atau istilah kerennya literasi saat ini sedang gencar dilakukan di sekolah-sekolah. Sebuah posisi kurang menguntungkan untuk Indonesia dalam hal baca karena menjadi negara yang Intensitas baca penduduknya rendah sekali. Apalagi jika kita telisik dari budaya tulis menulis sangat-sangat jauh tertinggal sekali. Perlu kita akui jika di Indonesia yang paling banyak itu adalah budaya tutur atau budaya bicara. Sebagai buktinya jika orang bule trip ke sebuah negara hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli peta sebagai petunjuk arah dan tempat. Untuk orang-orang Indonesia hampir kebanyakan adalah bertanya. So..cukup beda bukan, menggunakan peta sebagai aplikasi baca, dan bertanya sebagai ciri khas dari budaya tutur.

Mengajari anak didik di sekolah dalam membudayakan baca-tulis sebuah hal yang gampang-gampang sulit. Di perlukan metode dan cara yang kreatif agar budaya baca-tulis mampu terjadi di lingkungan yang serba gadget atau komputer minded ini. Setiap Guru di sekolah seyogyanya mempunyai formulasi khusus untuk membelajarkan siswa dalam budaya baca-tulis.

Dengan gadget dan internet di genggaman mereka seharusnya budaya baca-tulis tidaklah menjadi sulit. Mereka bisa memanfaatkan perangkat Gadget mereka untuk membaca dan membuat tulisan. Bahkan dengan kuota internet yang dimiliki akan sangat mudah untuk membagi dengan yang lainnya hasil tulisan yang pernah mereka buat.

Weblog atau blog adalah sarana yang efektif untuk membelajarkan siswa dalam budaya baca-tulisnya. Dengan kemudahan aksesnya melalui internet weblog adalah hal yang super mudah, ringan dan hasil yang spektakuler. Hal ini karena postingan tulisan bisa di baca oleh seluruh dunia.

Namun, lagi-lagi budaya ini harus di dorong secara maksimal terutama oleh guru-guru di sekolah. Memberikan tugas kreatif berupa laporan bisa di instruksikan untuk di tulis dalam Weblognya, dengan demikian tulisan yang di buat oleh siswa dapat terbaca oleh semua orang. Berikan tugas yang berhubungan dengan pembelajaran dengan mengaplikasikan perangkat gadget dengan Weblognya.

Banyak indikator penilaian yang bisa di lihat dari blog yang di buat oleh siswa. Keruntutan berpikir, keterampilan komputer, bahasa yang digunakan, sopan santun atau etika dalam berinternet bisa di pantau melalui blog ini. Ungkapan bahasa tulis yang mereka tulis dapat menggambarkan seberapa tinggi minat baca mereka.

Konten blog bisa disesuaikan dengan hobby masing-masing anak disampin konten yang harus ada dalam pembelajaran. Dengan piawainya para peserta didik mengelola weblognya maka dengan sendirinya struktur berpikirnya akan lebih baik lagi, jika peserta didik sibuk dengan weblognya dan aktif posting konten yang bermanfaat, sepertinya dengan sendiri mereka dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal negatif.

Dengan pemanfaatan teknologi secara tepat maka teknologi yang katanya seperti dua mata pisau ada positif dan negatif dengan demikian harus menjadi satu mata pisau saja yaitu positif. Sudahkah anda punya Blog Pribadi, bijaklah dalam menggunakan teknologi. ***

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Literasi

Go to Top