Pendekar Cahaya dan Getaran Kata

Rubrik Opini Oleh

Oleh: La Ode Mu’jizat

Selamanya gelap takkan mampu mengalahkan cahaya. Sebab cahaya adalah sebentuk materi, karenanya ia memiliki daya. Sedang gelap bukanlah materi, sehingga tak punya daya. Jadi, setitikpun cahaya yang hadir, akan membuat gelap beranjak pergi. Jika ada seorang pendekar pembawa cahaya kebaikan, maka ia akan mampu mengusir ribuan prajurit yang menyebar awan kegelapan.

Hal sederhana seperti sapaan hangat berbalut senyum di pagi hari buat tetangga yang beranjak ke tempat kerja, adalah ibarat cahaya. Sebab yang demikian akan membuat wajah tetangga yang tadinya gelap tanpa ekspresi, bisa berubah menjadi riang. Daniel Goleman dalam bukunya yang berjudul Emotional Intelligence menyebut orang-orang yang menghadirkan sapaan hangat ini sebagai Pembawa Kedamaian.

Berkumpullah bersama sahabat yang selalu menyapa Anda dengan senyuman. Juga bergabung dengan mereka-mereka yang senantiasa berbagi motivasi dan inspirasi kehidupan. Atau berkunjunglah ke tempat-tempat di mana terdapat tulisan yang menggugah hidup. Niscaya hidup Anda akan bercahaya, semangat, sehat dan bahagia.

Bicara soal tulisan penggugah semangat, benarkah dengan hanya menyaksikannya akan membuat hidup lebih baik dan nyaman? Ya, benar. Massaro Emoto telah membuktikannya. Lewat penelitian yang ia abadikan dalam buku ‘The Hidden Messages in Water’, pria asal Jepang itu menuliskan kata atau kalimat seperti “Terima kasih” dan “Bodoh” pada secarik kertas, yang lalu ia bungkuskan ke sekeliling botol berisi air dengan huruf-hurufnya yang menghadap ke dalam.

Bagaimana hasilnya? Ternyata, air yang dipapar kata “Terima kasih”, padanya akan terbentuk kristal heksagonal yang indah. Sedangkan air yang dipapar kata “Bodoh” menghasilkan kristal yang serupa dengan air yang dipapar heavy metal, yaitu tidak berbentuk utuh dan terbelah.

Demikian juga percobaan Emoto terhadap air yang dipapar ungkapan positif, misalnya, “Ayo kita lakukan!” Hasilnya tercipta kristal yang menarik dan berbentuk baik, tetapi air yang dipapar ungkapan negatif, seperti “Lakukan!” Nyaris tidak membentuk kristal sama sekali.

Percobaan tersebut menunjukkan kepada kita bahwa kata-kata memiliki getaran. ini berkaitan dengan kekuatan kata-kata. Berdampak positif atau negatif pada dunia kita, bergantung pada sumbernya. Apakah si empunya kata berada pada suasana hati yang positif, ataukah sebaliknya.

Karena kata merupakan ungkapan jiwa. Maka ianya akan berdampak besar terhadap air (cairan) yang membentuk 70% tubuh manusia, dan dampak ini berpengaruh besar bagi tubuh. Pribadi-pribadi yang sehat pada umumnya memiliki semangat yang baik. Dan mereka ini adalah sosok yang sehat secara fisik.

Adalah Federasi Kesehan Jiwa Dunia (WMFH) dan World Health Organization (WHO), telah menyatakan bahwa situasi kesehatan jiwa saat ini adalah krisis yang tak terungkap, yang semakin buruk pada tahun-tahun mendatang. Penyebabnya adalah munculnya berbagai stressor psikososial di masyarakat, yang berakibat pada hadirnya galau, cemas, stress, depresi dan sebagainya.

Jika Anda bertanya kepada Saya, apa yang harus dilakukan untuk membantu mereka-mereka yang mengalami masalah seperti yang disebutkan oleh WMFH dan WHO? Hal sederhana tapi berdampak besar yang bisa kita lakukan adalah jadilah Pembawa Kedamaian. ***

Tags:

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Tulisan Terbaru tentang Opini

Masalah buat Loe!

Oleh: La Ode Mu’jizat Saat memakai seragam putih-merah semasa SD dahulu, rasanya

Pencuri Impian

Oleh: La Ode Mu’jizat Hati-hati, di dunia ini ternyata banyak orang yang
Go to Top