Literasi /

National Workshop Penulisan Buku 2017, Hari Kedua

Oleh: Yudhi Kurnia National Workshop Penulisan buku 2017 di hari pertama di tutup pada pukul 22.30 wib. _Amazing_ baru kali ini mengikuti workshop yang diakhiri hingga begitu larut. Saya meyakini semangat membara dari para peserta ini sangatlah tinggi. Harapan agar dapat menghasilkan*sesuatu* pada workshop kali ini sangatlah tinggi. Prof. Iro sebagai pemateri tidak ingin para peserta yang hadir di Workshop ini pulang dengan tangan hampa, otomatis pada peserta harus mampu menyelesaikan setiap sesi dengan output produk tulisan. Di hari pertama… Baca selengkapnya

Literasi /

National Workshop Penulisan Buku 2017

Oleh: Yudhi Kurnia Menjadi ‘Guru Zaman Now’, tak keren jika tidak mampu untuk ‘menelurkan’ buku alias membuat buku. Kenapa disebut tidak keren, pasalnya dengan menulis dan menghasilkan sebuah karya tulis maka seorang guru akan banyak dikenal orang dan hasil karyanya dapat di nikmati banyak orang. Keren, kan? Untuk menghasilkan sebuah buku diperlukan niat kuat. Selain itu, cara dan juga metode menuliskan buku untuk diterbitkan mutlak untuk diketahui, agar hasil karya buku yang dibuat bisa bagus dan menarik juga mempunyai nilai… Baca selengkapnya

Opini /

LESTARI BAHASAKU JIKA ADA UPAYA MELESTARIKANNYA

Beberapa konferensi internasional yang menyoroti perkembangan Bahasa, khususnya Bahasa daerah/local/etnis pernah saya hadiri. Di antaranya, 1st Malaysian Indigenous Peoples’ Conference on Education (MIPCE, 2007), 5th ENUS Conference International (2007) 6th ENUS Conference International (2010) Heritage Language Literacy Development in South East Asia (2008), International Conference on Language Documentation and Conservation (2011). Dari konferensi-konferensi itu saya mendapat pengetahuan tentang Bahasa daerah, terlebih pada usaha-usaha yang dilakukan oleh pemilik Bahasa dan para linguist untuk mempertahankan dan melestarikan Bahasa-bahasa daerah itu di berbagai… Baca selengkapnya

Literasi /

Tiap Penulis Adalah Pahlawan

Oleh Yanuardi Syukur Jika tak salah definisi, kata “pahlawan” diambil dari dua kata: pahala (kebaikan) dan wan (tambahan yang berarti “orang”). Berarti, jika ini betul: pahlawan adalah orang yang banyak pahala-nya, atau banyak kebaikannya. Jika definisi itu dipakai, maka para penulis juga bisa disebut sebagai pahlawan, karena mereka telah memberikan kontribusi untuk menyebarkan ide, wawasan, pengetahuan, dan telah mendokumentasikan hal-hal baik buat masyarakatnya. Mungkin, dalam definisi luasnya, semua orang yang telah memberikan kontribusi bisa disebut sebagai pahlawan–entah sedikit atau banyak,… Baca selengkapnya

Pendidikan /

Menyongsong Semangat Sumpah Pemuda

Oleh: Fortin Sri Haryani Dalam catatan sejarah, pemuda selalu memiliki tempat dan peran dalam perjuangan bangsa.  Pemuda adalah motor penggerak   kemerdekaan sekaligus sekaligus sebagai benteng pertahanan. Berbagai organisasi kepemudaan yang tumbuh di era perjuangan merupakan kristalisasi cita-cita luhur membebaskan bangsa dari segala bentuk penjajahan. Tentunya begitu pula dengan peran pemuda saat ini, meskipun tidak lagi mengangkat bambu runcing, mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa dilandasi  jiwa nasionalisme melalui aksi nyata,  mampu  mengangkat harga diri bangsa juga bermakna perjuangan. Mengenalkan profil para… Baca selengkapnya

Literasi /

Cergam Memotivasi Siswa dalam Program Literasi

Sedikit Pengalaman Sejak tahun 1999 ketika saya berada di SD Inpres Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Ketika berada di sekolah ini, saya mengampu Kelas VI. Saya mewajibkan membaca pada peserta didik bersama guru 10-15 menit sebelum pelajaran dimulai dan di akhir pelajaran. Saya mewajibkan para siswa dan guru (yang semunya beragama Kristen) untuk membaca Kitab Suci satu pasal pada pagi hari, dan siang hari ketika waktu belajar regular berakhir. Mereka bukan saja membaca, tetapi juga berdoa. Hasilnya, membanggakan. Para… Baca selengkapnya

Gerakan Satu Siswa Satu Buku Harian

(Agupena Dorong Siswa Flotim Hasilkan Buku) Di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan. Pepatah klasik ini, memiliki spirit yang luar biasa dalam sebuah perjuangan. Beberapa aktivis Agupena Flotim yang hingga saat ini sedang giat giatnya menulis dan bahkan beberapa guru menerbitkan buku, sesungguhnya berangkat dari kemauan mereka yang kuat. Rumus menulis yang mereka gunakan adalah kemauan dan latihan. Tulis sebanyak banyaknya, dan buang juga sebanyak banyaknya. Tidak sportif, jika hanya guru saja yang menulis. Pun tidak adil kalau… Baca selengkapnya

Literasi/Opini /

Sepenggal Pengalaman Menulis

Oleh Heronimus Bani Sesungguhnya saya bukanlah orang yang suka menulis. Saya lebih suka membaca daripada menulis. Membaca, bagi saya adalah kebutuhan. Akan tetapi, lama-kelamaan saya merasa bahwa apa yang saya baca, sama seperti membaca alur pikir orang lain yang mungkin bisa diresponi dengan kritik, saran atau tanggapan lainnya. Saya mulai mencobanya ketika saya berada di sekolah. Tahun 2000 saya membeli desktop versi lama. Saya memakai produk IT ini untuk kepentingan menulis hal-hal yang berhubungan dengan tupoksi sebagai guru kelas. Lalu,… Baca selengkapnya

Berita/Pendidikan /

Kebangkitan Bimbingan Konseling Teknologi Informasi dan Komunikasi (MG BK/TIK) di Kota Bandung

Oleh: Yudhi Kurnia, S.T. Lahirnya Kurikulum 2013 sebagai pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006), membawa beberapa mata pelajaran baru, tidak hanya itu bahkan menghilangkan mata pelajaran lainnya seperti salah satunya Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) pada jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Dalam struktur kurikulum baru tersebut mata pelajaran TIK telah hilang. Sebagai penggantinya adalah munculnya mata pelajaran Prakarya. Dengan demikian, banyak guru-guru yang mengajar TIK sebelumnya beralih menjadi guru prakarya pada Kurikulum… Baca selengkapnya

Go to Top