Opini /

Pelajaran Komputer Berbasis Dokumen

Oleh A’mal Hasan (Anggota Agupena, Trainer Google for Education Asia-Pasific) Software aplikasi itu adalah alat, sedangkan file yang dihasilkan oleh aplikasi itu adalah dokumen. Dokumen yang baik adalah dokumen yang dapat dibuka dan dibaca dengan menggunakan sebanyak mungkin aplikasi, bukan tergantung pada satu aplikasi saja. Oleh karena dokumen itu adalah barang yang seharusnya netral. Sebagai contoh, ketika kita menulis sebuah surat menggunakan aplikasi Microsoft Word. Aplikasi Microsoft Word itu adalah ibarat mesin ketiknya sedangkan dokumen yang dihasilkan adalah suratnya. Ketika… Baca selengkapnya

Berita/Kegiatan /

Roswita Aboe Terpilih Jadi Ketua Agupena Maluku Utara

Selamat untuk Ibu Roswita Aboe, S.Pd, M.A yang terpilih sebagai Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Wilayah Maluku Utara menggantikan Yanuardi Syukur yang melanjutkan studi doktoral di Antropologi FISIP UI. Muswil yang dihadiri oleh 10 pengurus Agupena digelar pada Rabu, 17 Agustus 2016 di Falajawa Residence, Kelurahan Muhajirin, Falajawa, Ternate. Roswita Aboe lahir di Ternate, 24 April 1976. Ia adalah dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Khairun yang juga Sekretaris Kantor Urusan Internasional (KUI) di kampus tersebut. Ia menamatkan pendidikan… Baca selengkapnya

Munas/Opini /

Berlari Terbang Tinggi

Oleh Yanuardi Syukur “If you fail to plan you plan to fail,” begitu kalimat bijak yang berarti “Jika kamu gagal berencana, maka kamu merencanakan untuk gagal.” Secara khusus, saya mendengarkan kalimat ini di Pulau Bacan ketika menemani Rektor Universitas Khairun Professor Gufran A. Ibrahim saat menghadiri undangan Bappeda Kabupaten Halmahera Selatan. Saat teringat kalimat ini saya juga terbetik konsep peta hidup dari Dr. Marwah Daud Ibrahim saat ia mengisi sebuah seminar di Kampus Pesantren Darunnajah Jakarta sekitar tahun 1997. Secara… Baca selengkapnya

Munas /

Munas I Agupena: Catatan Sekretaris Panitia

Oleh Yanuardi Syukur Problem Kepanitiaan Semulanya Munas I Agupena diadakan pada akhir 2015. Akan tetapi, karena belum terbentuknya kepanitiaan maka acara per lima tahun tersebut tertunda. Pada April 2016, setelah pertemuan penjajakan kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI dengan Agupena, maka diadakan pembentukan panitia. Terpilih Pak Erwan Juhara (Jawa Barat/Ketua I Agupena Pusat) sebagai ketua panitia dan saya sebagai sekretaris panitia. Selanjutnya, struktur kepanitiaan pun dibentuk via grup Whatsapp. Setelah struktur terbentuk, tugas pertama yang dibebankan… Baca selengkapnya

Opini /

Motivasi Menulis, Belajar, dan Berorganisasi di Agupena

Oleh RR Tri Rizalina Wakil Bendahara Agupena Pusat Dulu, menulis adalah pekerjaan yang tidak mudah bagiku. Yang ada dalam pikiran saya orang yang menulis apalagi memiliki buku adalah orang-orang yang sangat profesional dalam bidang menulis. Seseorang yang senantiasa menggoreskan penanya di atas kertas biasanya memiliki wawasan yang luas dan kaya akan banyak pengetahuan. Salah satu faktor yang membuat saya tidak berani dalam menulis adalah rasa tidak percaya diri yang begitu besar. Pertama kali saya mengenal dunia menulis, sejak beberapa tahun… Baca selengkapnya

Opini /

“Jembatan Penghubung”

Oleh Ainun Zaujah, S.Sos.,M.Si (Dosen Sosiologi Fisip Unidayan, Anggota Agupena Kota Baubau, SULTRA) “Bawalah dunia kita ke dunia mereka, hantarkan dunia mereka ke dalam dunia kita.” Dunia anak dan dunia orang dewasa adalah dua dunia yang memiliki sudut pandang yang sangat jauh berbeda. Antara ke-duanya, dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. Untuk menghubungkannya agar tercipta kata sepakat, maka kita membutuhkan jembatan penghubung. Hal ini, ibarat mau menyeberang antara dua lokasi yang dipisahkan oleh sungai, kita mesti melalui jembatan penghubung. Jembatan… Baca selengkapnya

Munas /

“Guru Kampung” Bertemu dengan Orang-Orang Kota

(Kesan di Munas I Agupena) Oleh: Maksimus Masan Kian Diangkat menjadi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak tahun 2010 di Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini saya sudah ditempatkan di 5 sekolah pada dua pulau berbeda. Suka duka menjadi guru PNS yang bertugas di kampung sungguh menjadi cerita menarik untuk diceritakan. “Jika rajin mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak mendukung guru, teman-teman juga akan mengalami nasib yang sama. “Dibuang” he..he… sori kamu akan merasakan juga bagaimana… Baca selengkapnya

Munas /

Agupena, Jalan Literasi para Guru untuk Mencerdaskan Bangsa

Catatan Damai Wardani Terseret ke lingkaran penulis saja sudah sebuah kenikmatan yang tak boleh didustakan. Apalagi para penulis ini notabenenya adalah pendidik, pengajar, guru, dosen; pahlawan tanpa tanda jasa, pemilik profesi paling mulia. Sungguh, ini lebih nikmat dari kecemplung ke sumur es krim. Lingkaran itu bernama Agupena. Asosiasi Guru Penulis Indonesia. Selama saya sekolah, imej guru itu tak lebih dari ‘orang yang paling membosankan dengan kehidupan super monoton’. Bayangkan, sejak dia lepas balita hingga manula, waktunya habis untuk berhadapan dengan… Baca selengkapnya

Berita /

Dua Pengurus AGUPENA Pusat Menang Anugerah Kebahasaan pada Bulan Bahasa 2016

Dalam rangka menyambut Bulan Bahasa Tahun 2016, Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara menggelar sejumlah kegiatan dengan tema “Martabatkan Bahasa dan Sastra, Rayakan Kebhinekaan”. Sejumlah kegiatan yang berpuncak pada  Senin, 31 Oktober 2016 di Kantor Bahasa Ternate, di antaranya Penandatanganan Naskah Kerjasama Kebahasaan, Anugerah Kebahasaan, dan Kirab Bahasa. Dasar diadakannya kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan tiga tahun berturut-turut ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Pasal 41 ayat 1. Dalam ketentuan… Baca selengkapnya

Go to Top